Produksi Padi di Cianjur Terancam Kekeringan

January 12, 2007 at 1:54 am Leave a comment

Kabupaten Cianjur| Ribuan petani di Kabupaten Cianjur Jawa Barat mengeluh. Pasalnya musim tanam (tandur) yang seharusnya berbarengan dengan musim penghujan  tidak tepat waktu. Bahkan lahan mereka mengalami kekeringan hingga mengakibatkan puso.

Ribuan petani di Kabupaten Cianjur Jawa Barat mengeluh. Pasalnya musim tanam (tandur) yang seharusnya berbarengan dengan musim penghujan  tidak tepat waktu. Bahkan lahan mereka mengalami kekeringan hingga mengakibatkan puso.

“Kita hanya bisa prihatin, ini barangkali cobaan bagi para petani, karena seharusnya sekarang ini musim hujan tapi nyatanya alam berkata lain”, kata H Abdul Rojak (41), petani asal Cilaku Cianjur Jumat, (12/1/2007). Padahal ia sudah mempersiapkan seluruh keperluan dan biaya tanam di atas lahan miliknya seluas 2 hektar, sehingga ia mengaku tak bisa menanam padi pada awal tahun ini.

Hal yang sama dialami ribuan petani lainnya di sejumlah kecamatan termasuk di wilayah Cianjur, Warungkondang , Ciranjang, dan Bojongpicung  yang memiliki irigasi yang lebih baik. Para petani di daerah itu terpaksa menunda rencana tandur karena tiba-tiba musim penghujan berhenti dan dalam dua pekan terakhir.

Yayi Suhyari (50) salah seorang Ketua Mitra Cai di kecamatan Campaka bahkan terpaksa menjual kembali benih padi kepada para petani lain yang memiliki sawah sedikit subur. Bahkan ada di antara anggotanya yang terpaksa menggiling benih padi untuk dikonsumsi.

“Kejadian ini di luar perkiraaan, tiba-tiba saja hujan terhenti tersapu angin. Kita hanya berharap Tuhan memberikan berkahnya kepada kita agar hujan segera datang sesuai dengan prakiraan dan jadwal musim,” kata Yayi.

Kepala Sub Dinas (Kasubdin) Rehabilitasi Lahan dan Perlindungan Tanaman, Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Doddy Armado, kepada Wartawan memperkirakan jumlah lahan puso akibat kekeringan itu mencapai lebih dari 2.000 hektar.

Menurutnya, lokasi kekeringan yang terparah terjadi di lima kecamatan wilayah utara. “Daerah kekeringan merupakan sentra produksi sawah di Kabupaten Cianjur,” imbuh dia.

Lokasi kekeringan yaitu masing-masing, kecamatan Ciranjang, Karangtengah, Bojongpicung, Sukaluyu, dan Mande. (rhs OKEZONE)

Advertisements

Entry filed under: Cianjur News.

Hutan Cianjur|Hijaukan? Nama CMS Free Download

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


BLoG HiT

  • 11,193 hits

Cianjur BLoG

dzarmono.wordpress.com

%d bloggers like this: