Manipulasi|Belajar

August 25, 2005 at 4:07 am Leave a comment

Tuhan tidak pernah membeda-bedakan makluk-Nya. Itu memang benar. Tapi manusia berbeda dengan Tuhan. Padahal apa sebenarnya salahku. Aku tidak pernah mencela mereka. Tidak pernah menyakiti mereka. Aku bahkan selalu berusaha untuk selalu baik dengan semua orang. Apa karena aku tergolong tidak mampu? Apa itu salahku? Apa itu dosaku? Aku juga tidak meminta untuk menjadi orang tidak mampu. Andai aku boleh meminta, aku akan meminta untuk dilahirkan menjadi orang yang berpunya.

Bukan orang miskin seperti ini. Sebenarnya aku juga bukan orang yang sangat miskin dan sangat kekurangan. Aku hanyalah orang dari keluarga biasa. Keluarga sederhana dan lumayan berkecukupan..Aku tidak pernah kekurangan makanan, bahkan aku masih bisa kuliah di salah satu universitas ternama di Jakarta. Tapi aku benar-benar merasa kecil berada diantara mereka. Diantara kawan-kawanku. Yach… sebenarnya sih tidak semua teman-temanku memandang sebelah mata padaku.  Tidak semua diantara mereka memandang aku dengan mata sinis. Bahkan aku sebenarnya juga tidak ambil pusing dengan mereka yang merendahkan aku. Karena aku bahagia menjadi diriku sendiri. Tapi manusia khan tidak sempurna. Aku juga manusia biasa. Kadang… saat aku sedang menjadi begitu perasa, aku bisa merasa begitu menderita dengan perlakuan mereka. Aku memang orang yang sangat perasa sebenarnya.

Tapi aku tak pernah menunjukkan gejolak pikiranku itu kepada orang lain. Aku memang seorang pribadi yang tertutup. Aku lebih suka bermain dengan pikiranku. Karena memang itulah aku. Aku dulu bukanlah orang yang bisa menerima segala sesuatu dengan hati lapang. Aku selalu tidak puas dengan apa yang telah kuperoleh. Bahkan aku dulu juga seorang yang selalu membohongi diriku sendiri. Membohongi hati nuraniku. Andai engkau tahu betapa kelamnya masa laluku. Aku hanyalah seorang bunglon yang selalu berubah warna sesuai dengan tempatku berada.

Aku selalu membohongi diriku bahwa aku bisa seperti mereka dan menjadi bagian dari mereka. Tapi sebenarnya itu tidak. Aku tahu itu. Tapi aku selalu menjalankan peran itu dengan baik. Aku selalu berpura-pura menjadi orang yang berada dengan segala fasilitasnya. Aku tidak pernah jujur kepada siapapun. Pada teman-temanku, sahabat-sahabatku, pacarku, bahkan pada keluargaku. Kebohongan yang satu ditutup dengan kebohongan yang lain. Bagitu seterusnya. Sampai aku sendiri tidak bisa membedakan mana yang nyata maupun mana yang hanya kebohonganku semata. Aku begitu sempurna memerankannya. Hingga tidak ada seorangpun yang curiga dengan semua bualanku. Setiap bertemu dengan orang baru, aku selalu berusaha memanipulasi mereka. Membuatku diriku tampak hebat dihadapan mereka. Dan aku bahagia jika melihat mereka mempercayainya.

Ada sebuah kepuasan tiada tara dalam diriku. Aku mulai menyadari hal ini sejak aku duduk di bangku SLTP. Karena ingin membuat mereka terkesan dengan diriku. Aku mulai menjanjikan segala sesuatu yang tidak pernah kupenuhi. Dan aku selalu bisa menemukan a good reasons untuk mereka. Dan mulailah kebohongan-kebohongan itu terlontar dari mulutku dan menjadi santapan hari-hariku.  Bersambung.!

Advertisements

Entry filed under: Cianjur News.

Nama Daerah Jawa Barat : Dari Huruf M Nama Daerah Jawa Barat : Dari Huruf L

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


BLoG HiT

  • 11,202 hits

Cianjur BLoG

dzarmono.wordpress.com

%d bloggers like this: